Mengenang Beliau…

Ingatan ku kembali ke 4 tahun yang lalu ketika aku ditugaskan oleh kantorku dulu utk menjadi Implementator suatu software di hotel (Sheraton Laguna) tempat beliau bekerja. Hari itu masih terhitung pagi ketika aku mengecek box computer tempat mesin finger print itu berada. “ Selamat pagi, Pak Novan” aku menghentikan aktifitas ku sebentar, dan menoleh ke arah suara itu. Oh ternyata Ibu Erika. dia tersenyum dan aku pun sempat membalas ucapan itu. Beliau segera berlalu dan sepertinya tergesa gesa akan sesuatu hal.

Implementasi waktu itu hampir sekitar 3 bulan lamanya (walaupun tidak rutin) dan tugasku waktu itu adalah mengajari user bagaimana cara memakai program ini, termasuk beliau dan 2 assistennya di bagian HRD. Karena beliau orangnya cukup sibuk dengan internal urusan kantor , aku harus memilih waktu yang fleksibel sesuai dengan jadwalnya, akhirnya dia mengusulkan selepas jam kantor, maka aku pun tidak keberatan diminta demikian. Waktu itu hujan cukup deras mengguyur daerah Nusa Dua, ditambah ruangan training yang ber-AC membuatku harus memakai jaket hijau kesayanganku. Beliau pun datang ke ruangan itu dengan memakai sweater putih dan sepatu high heels yang biasa digunakan diganti dengan sandal japit, kemudian menyapa ku ramah, dan menawarkanku minuman utk menghangatkan badan. Secangkir kopi + susu ditambah kue kering pun datang dengan cepat, aku pun segera menyeduhnya.

Training itu pun segera dimulai, dan obrolan santai pun sempat menjadi intermezzo diantara kami berdua, obrolan itu begitu hangat dan aku seperti sudah mengenal beliau begitu lama, dan aku pun tak segan utk bercanda sesekali dan mengucapkan beberapa patah kata dalam bahasa sunda. Karena memang ternyata ada darah sunda yang mengalir di dalam diri beliau. Aku beranjak dari ruang training itu dan sesekali masuk ke ruangan beliau..disana aku melihat, di pojok meja ada sesosok perempuan cantik dalam bingkai foto, aku bertanya “Siapa ini bu?” Beliau menjawab “oh..itu anak saya” dan beliau pun bercerita sedikit tentangnya yang waktu itu masih bersekolah di bandung.

Waktu pun berlalu demikian cepat, dan tak terasa aku dengar kabar bahwa beliau sudah tak lagi menjabat HR Director di hotel itu yang akhirnya berubah nama menjadi The Laguna Resort and Spa. Aku sempat email salah satu assistennya dan dia mengatakan bahwa beliau sudah pindah ke salah satu hotel yang masih satu management dengan hotel sebelumnya, yaitu St. Regis Bali. Ach..pikirku, aku coba apply kesana, siapa tahu beruntung…dan ternyata kabar pun tak ada 🙂

Pertengahan januari lalu aku dapat kabar di suatu milis, dikirim oleh kolega kantornya dulu, bahwa beliau sudah “tidak ada”..aku shock mendengarnya, dan langsung saja aku kontak temanku yang IT staff disana utk menanyakan kabar ini…dan ternyata benar, beliau terkena stroke dan hipertensi. Dan mendapat kabar lebih lanjut bahwa beliau telah di kremasi esok siangnya.

Well..setidaknya aku pernah merasa dekat dengan beliau meski hanya sesaat, sesosok Ibu yang ramah dan bersahaja.

Selamat Jalan Ibu Erika…May Rest in Peace

You may also like

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *