My Soundrenaline

Gelaran Soundrenaline 2016 telah usai, saya sendiri merupakan penggemar event music ini dan setiap kali diadakan di Bali saya mesti hadir. Saya lupa kapan saya hadir pertama kali, tapi dengan melihat Legacy Soundrenaline ini saya jadi ingat 🙂

Ya, tahun 2007 Soundrenaline Sounds of Change, saya ingat saya punya beberapa foto yang saya abadikan tapi entahlah saya taruh di harddisk yang mana saya lupa. Tidak tiap tahun Soundrenaline ini diadakan di Bali, tahun berikutnya malah diadakan di kota besar lainnya. Tahun berikutnya Soundrenaline Lead the Beat tahun 2009, saya ingat sepulang kerja saya langsung melipir ke event ini dan di tiap event saya selalu menyempatkan untuk membeli official merchandisenya, biasanya saya hanya membeli kaos saja.

Tahun berikutnya adalah Soundrenaline 2015 – Change the ordinary, kali ini saya menonton bersama teman sejawat yang memang sudah janjian sebelumnya, 2 hari full saya menonton waktu itu karena sudah ada si kecil aqira, maka jasa penitipan eyangnya sangat membantu kami, malam minggu si bocil nginep dan minggu nya kami jemput malam hari. Seperti biasa penampilan band2 yang saya tonton memang keren banget, selama 2 hari saya hanya menonton di big stage saja, Dewa 19 featuring Ari Lasso, /rif, Maliq & D’essentials, SO7, Nidji versi electric di panggung tengah, sedang di panggung sebelah kanan lebih ke aliaran rock, Seringai dan Andra & The Backbone diantaranya. Panggung bawah lebih banyak diisi oleh band Indie dan di Amphitheater stage lebih banyak lagu2 slow, Tulus, Naif dan entah antara White Shoes dan Mocca ada di panggung ini.
Dewa 19 performance

Tahun ini Soundrenaline 2016 bertemakan Louder Than Ever, saya hanya menonton 1 hari saja di hari sabtu (dapet approvalnya cuman 1 hari saja dari orang rumah :D). Tiket saya beli 150rb on the spot, seperti biasa banyak pilihan di panggung mana yang akan di tonton, genre musik dan kesenangan orang berbeda2 dan kadang jika ada penampilan musisi yang ditunggu dipanggung lain kita mesti buru buru untuk save spot jika tidak ingin didahului orang lain.
Kali ini saya hanya sempat aksi panggungnya Naif (walau telat, lagu terakhir baru datang), Maliq & D’essentials (beberapa lagu saja) dan full lagu dari Andra and The Backbone di panggung A Stage. Saya memang suka lagu2 rock yang mereka bawakan, easy listening meskipun bergenre rock, mereka membawakan sekitar 10-15 lagu kalau tidak salah, lagu wajib seperti Sempurna, lagi dan lagi, main hati serta Musnah jadi lagu pemuncak, sayang lagu2 lain sepertinya terlewat padahal saya berharap lagu2 seperti, jalanku bukan jalanmu, seperti hidup kembali mereka bawakan, ternyata tidak.
Band yang tampil tahun ini lebih banyak band2 project dan band2 indie, beda dengan tahun lalu, nama besar Gigi dan Slank masih manggung tapi tidak di tahun ini.

Andra & The Backbone performance

Sebenarnya saya pengen nonton Simple Plan sehabis Andra manggung, tapi ya waktu tidak memungkinkan (udah dapet reminder dari orang rumah, hahahaha)

So, berharap tahun depan akan ada lagi Soundrenaline di Bali dan mungkin dengan mendatangkan band2 luar yang lebih greget, ciaooo…

*PS, salam dari kang Aziz Jambrud!
Jambrudger!

You may also like

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *