Selamat Hari Blogger Nasional

Cuitan mas Hendra tempo hari ini cukup membuat saya sedikit jengah, bagaimana tidak komunitas blogger macam wongkito ataupun cahandong pun sudah tidak eksis lagi, tapi beruntungnya bali blogger masih eksis sih, ini dikarenakan para admin ganteng yang saya kenal masih mau mengurusi websitenya meskipun seluruh postnya pun diambil dari agregator para anggotanya.

Konteksnya ini Hari Blog Nasional yang jatuh pada tanggal 27 Oktober…saya inget dulu banget masih ada Pesta Blogger yang tiap tahun diadakan untuk memperingati Hari Blog Nasional, terakhir kalo tidak salah itu Pesta Blogger 2010, mimih ratu lama sekali yaa 😀 Kemana Pesta Blogger sekarang, mati suri? bisa dikatakan iya karena mungkin tidak ada yang memulainya kembali? entahlah…mari tunggu kabarnya saja 🙂

Sebagai blogger abal abal yang baru belajar menulis kembali, cukup banyak tulisan saya terdahulu yang saya tulis dibawah kategori Bali Blogger yang bercerita mengenai komunitas blogger bali, khususnya acara2 yang sering diadakan, entah itu ultah bali blogger, kegiatan amal ataupun jalan2 dan juga motivasi saya untuk menulis kembali, kurang lebih ada 3 post yang saya tulis (banyak yah, hahahah…maklum pemalas :D).

Saya membaca post dari Mas Donny Verdian ini, cukup menggugah dan memotivasi untuk menulis kembali, Menulislah karena menulis itu adalah cara kita ber-ekskresi, membuang sisa-sisa metabolisme tubuh, tenaga, pikiran dan hati! ~ ini benar adanya sih, kalau dulu saya menulis di blog hanya untuk mendapatkan komentar, traffic ke blog, ataupun sedikit eksis sah-sah saja sih, tapi sekarang kontennya mungkin sudah berbeda ya, dengan adanya social media orang2 pun lebih banyak menulis disitu yang kemudian mengundang banyak komentar lain dengan blog yang hanya mengundang segelintir komentar itu pun kalau mereka tau blog kita apa, kwkwkwk…Dengan kata lain social media mematikan blog itu benar adanya juga dan saya pun tipe pengguna social media yang hanya “listening” saja, tidak banyak yang saya update di facebook ataupun path paling hanya nyampah melalui twitter ataupun posting soal Tamiya di instagram saja.

Well, kembali lagi ke soal menulis…jadi menulis lah apa yang ada di pikiranmu, asal goblek aja ga usah pake sunting2an segala macem karena menulis di blog gak perlu editor handal, nulis sak karepmu wess! wess ndang kerjo, nulis tok koe iki!

Selamat Hari Blogger Nasional ~ Menulislah selagi bisa, karena kalo ga bisa nulis, mungkin koe ga lulus SD 😀

 

 

Continue Reading

Mulai Ngeblog lagi

Hahaha…liat kapan terakhir saya nulis dibawah ini, Mei 2014, lebih dari 2 tahun ngiatus nulis, pret!

Niatan punya ‘rumah baru’ memang mulai rajin nulis lagi, mencoba belajar lagi untuk sekedar menuliskan apa yang ada di kepala. Pemilihan nama domain pun sekedarnya saja, tidak ada maksud tertentu, hanya menyingkat dari nama depan dan nama domain terdahulu. Saya menemukan beberapa website/blog menggunakan hanya menggunakan huruf konsonan saja dan itupun dengan maksud menyingkat nama orang ataupun brand tertentu, jadi semacam ikutan tren gitu? yagitudeh 😀

Begitupun dengan social media lain yang saya punya, saya mulai rajin ngetweet lagi, tetap memantau FB dan IG (terutama update grup2 tamiya mini4wd yang saya ikuti), check in di swarm dan tapinya sudah jarang ngepet (ngepath) 😀

Yuk akh, mulai ngeblog lagi 😀

TTDNVNKJQ

 

Continue Reading

5 tahun BBC

Dalam rangka ulang tahun BBC ke5, mari kita berkumpul dalam acara “Ngobrol Kreatif”; potong tumpeng, games, megibung, dan hiburan lainnya.

Tempat:
Nabeshima Creative Space
Jl. Padma Gg.Harum No.5, Penatih, Denpasar – Bali

Hari/Tanggal:
Minggu, 11 November 2012

Waktu:
09.00 – Selesai

Continue Reading

Opera Indonesia Blogger Meet-up

Beberapa hari lalu saya dapat undangan dari milis BBC mengenai Meetup Blogger dengan pihak Opera Indonesia, saya pikir ini acara menarik dan masih berkaitan dengan dunia teknologi. Blogger meetup dengan Opera ini diprakarsai oleh salah satu agensi di jakarta yang fokus dengan campaign Opera di Indonesia. Mbak Ulfa contact person untuk acara ini, saya pun segera mendaftar untuk acara ini, saya lihat di milis pun sudah banyak yang mendaftar kurang lebih sekitar sepuluh orang.

Acara bertempat di Warung Made sekitar jam 7 malam, tidak terduga saya yang pertama datang dan kemudian diikuti oleh Leo dan Mas Adi, saya baru ingat hari itu adalah hari dimana hari yang baik untuk menikah khususnya bagi masyarakat bali, saya sendiri sebenarnya ada undangan nikah teman saya di tabanan, tapi sudah diwakilkan oleh teman2 kantor lain. Saya kira teman2 yang berhalangan hadir malam itu juga mempunyai agenda untuk menghadiri pernikahan di tempat lain. Jadi kami hanya bertiga saja menemani ?

Perbincangan cukup menarik saya kira, dari pihak Opera Indonesia ada Pak Daud dari sisi teknikal dan Bu Agnes dari Communication, saya sendiri menikmati apa yang dipaparkan Pak Daud yaitu mengenai teknologi dari Opera itu sendiri, engine yang dipakai untuk membangun browser itu, comparation dan nilai tambah dengan browser lain, dan sekaligus praktek dengan menggunakan 3 handset sekaligus (blackberry, samsung android dan nokia jadul) saya lupa seri2 smartphone itu 😀

Secara bisnis, Opera Indonesia bekerja sama dengan salah satu provider telekomunikasi dengan menyediakan paket internet murah dengan menggunakan Opera Mini, salah satu produk unggulan mereka dan aplikasi lainnya seperti Whatsapp, Kakao Talk dan Line. Saya sendiri sudah lama menggunakan Opera Mini sebagai browser default di handset saya, banyak keunggulan dan kelebihannya salah satunya adalah browing jadi lebih ringan dan cepat, dan ada fitur saved pages, dimana bisa diakses secara offline, jikalau kita tidak sempat membaca berita disalah satu website ataupun website favorit kita, fitur saved pages ini sangat berguna sekali jadi sewaktu waktu kita bisa akses kapan pun 😉

Mungkin pihak Opera Indonesia bisa meluangkan waktunya kembali untuk Meet up lagi dengan kita, yang kebetulan Meet up kemaren tidak semua kawan2 blogger hadir *ngarep 😀

Continue Reading

Mari berbagi ala Siu ajak Liu

Berbagi tak pernah rugi….

Dalam rangka ulang tahun Bali Blogger Community yang ke 4 kali ini, komunitas kami kembali menggelar program berbagi dengan nama : Siu ajak Liu (Seribu bersama banyak)

Secara singkat, Siu ajak Liu ini merupakan gerakan bersama untuk menjadi orang tua asuh bagi siswa siswi yang kurang mampu, bukan hanya memberikan bantuan uang (beasiswa) tapi gerakan ini menekankan pada proses pendidikan (mendukung, mendampingi, dan menginspirasi).

Blog : http://siuajakliu.wordpress.com
Facebook : https://www.facebook.com/siuajakliu
Twitter: follow @siuajakliu

Seribu akan lebih berharga jikalau kita memanfaatkannya dengan berbagi terhadap sesama, bukan dinilai dari segi nominalnya…marilah terus menularkan semangat untuk berbagi..karena berbagi tidak akan pernah rugi 🙂

Continue Reading

Melali bersama Balebengong

Minggu lalu saya dan Efi berpartisipasi dalam acara melali (jalan-jalan) bersama balebengong dalam rangka reportase ke Danau Batur – Kintamani. Ada 6 mobil yang berangkat dan sesampainya di Kintamani, jalur yang di lalui bukan jalur seperti biasanya, kami menuju penelokan, jalur lebih extrim karena rusaknya jalan yang sering dilalui oleh truk truk pengangkut pasir. Keindahan kintamani tidak kami lewatkan begitu saja, beberapa kali mobil berhenti hanya untuk berfoto dan bernarsis ria, seperti ini:

Pemberhentian kami selanjutnya adalah Pura Hulundanu di Desa Songan, disana diadakan acara perkenalan semua anggota yang ikut dan ada sesi games dari Dancuk Anton, meskipun akhirnya hujan..perjalanan dilanjutkan menuju Desa Trunyan, tapi sebelumnya sebagian dari kami menuju rumah Putu Restiti, seorang anak yang dengan keterbatasannya, tapi mempunyai kelebihan menciptakan sesuatu (lebih lanjut mengenai Putu Restiti, silahkan lihat tulisan Mas Hendra WS ini).

Sempat makan siang bareng dengan ikan mujahir ala kintamani, perjalanan dilanjutkan menuju Desa Trunyan, jalan yang dilalui begitu berliku dan hujan terus menemani kami. Sesampainya di desa, kami menyewa perahu menuju kuburan di desa trunyan dan terntunya dibantu oleh pemandu disana. Hanya 5-10 menit waktu yang diperlukan untuk sampai ke kuburan. Pak Wayan, begitu pemandu itu namanya, beliau mulai memandu kami masuk kuburan dan menjelaskan secara detail prosesi adat istiadat di kuburan itu (Mengenai profil Pak Wayan ini, silahkan lihat tulisan Eka Juniartawan dalam Balebengong).

Secara singkatnya, prosesi adat istiadat di kuburan desa trunyan ini adalah tempat untuk menaruh mayat hanya disediakan 11, jika ada orang dari desa tersebut meninggal, maka mayat yang paling lama akan digeser dan akan ditempati oleh mayat yang lebih baru. Satu hal lagi, kuburan ini hanya di peruntukkan bagi mereka yang meninggal secara normal, bisa dalam arti sakit, atau yang lainnya. Sedangkan selain itu disediakan tempat khusus di luar kuburan tersebut.

Kurang dari satu jam kami di sana, rencana semula memang ada beberapa tempat yang akan dikunjungi di kintamani tapi karena terhalang hujan, jadi kunjungan hanya ke Desa Trunyan saja.

Well…semoga kegiatan ini berlangsung secara simultan, jadi bale bengong bukan tempat hanya untuk bengong saja 😀

Terimakasih Balebengong 🙂

Continue Reading

Berbagi Tak Pernah Rugi, Edisi Solidaritas Bencana Indonesia

Mari sumbangkan kepedulian melalui Berbagi Tak Pernah Rugi bersama Bali Blogger Community (BBC). Ada kegiatan (a) Donor Darah, (b) Pasar Barang Bekas, (c) Konsultasi Kesehatan, dan (d) Hiburan.

Seluruh hasil kegiatan akan disumbangkan untuk korban bencana di Wasior, Mentawai, dan Merapi.

Di Pasar Barang Bekas tiap orang bisa menjual dan membeli barang-barang bekas. Pakaian, CD/DVD, alat elektronik, buku, majalah, dan apa saja ba…rang bekas Anda. Seluruh hasil penjualan akan disumbangkan untuk para korban bencana.

Di Konsultasi Kesehatan, tiap orang bebas untuk konsultasi tentang kesehatannya. Tiap pasien akan dikenakan biaya Rp 10.000 yang hasil akhirnya akan disumbangkan juga pada korban bencana.

Acara ini terbuka untuk diikuti semua warga dunia maya di Bali. Anda Facebooker, Kaskuser, Tweeps, Hacker, dan seterusnya dipersilakan untuk ikut serta.

Jika Anda ingin memberikan sumbangan, silakan kirimkan ke rekening:

Ni Nyoman Arie Suriasih
BCA #1461554551

Website: www.baliblogger.org | www.balebengong.net
Twitter: @baliblogger | @balebengong
Email: dirgantarabagus@gmail.com.

Continue Reading